Israel Boom on Hamas in Gaza
[
Posted :
30/12/2008 08:28:00
]
Top Israeli officials have vowed to continue attacks on militant group Hamas, as Israeli air strikes pounded the Gaza Strip for a third day.
Israel was fighting a "war to the bitter end" against Hamas, its defence chief said. A top army official said no Hamas buildings would be left standing.
About 320 Palestinians have died since Saturday, the UN says. Four Israelis have been killed by rockets from Gaza.
There were more air strikes early on Tuesday morning, with 10 reported dead.
Palestinian officials said that Hamas-run offices and security installations were targeted, with another 40 people said to be wounded.
UN Secretary General Ban Ki-moon has called for an immediate ceasefire.
Mr Ban said he was "deeply alarmed" by the escalation of violence in Gaza. While recognising Israel's right to defend itself from militant rocket attacks, he condemned its "excessive use of force".
Israel has massed forces along the boundary with Gaza and has declared the area around it a "closed military zone".
Correspondents say the move - in addition to the call-up of thousands of reservists - could be a prelude to ground operations, but could also be intended to build pressure on Hamas.
In other developments:
• The Red Cross described the situation in Gaza's hospitals as chaotic, with medical teams "stretched to the limit"
• Gaza's Shifa hospital was evacuated following a rumour that it was about to be targeted - patients and staff later returned
• A small number of wounded Palestinians have begun passing through the Rafah crossing into Egypt for treatment; trucks laden with medical aid have been permitted to cross into Gaza
• European Union foreign ministers are to meet in Paris on Tuesday to discuss the escalating crisis
Dozens of centres of Hamas strength, including security compounds, government offices and tunnels into Egypt, have been hit since Israel started its massive bombing campaign on Saturday morning.
See detailed map of attacks
Early on Monday, raids damaged both the interior ministry and a science building at the Islamic University in Gaza, from which many top Hamas officials graduated.
Places hit by later strikes included the home of a senior Hamas commander and a car carrying gas cylinders, reports said. Five sisters were killed in one attack in the densely-populated Jabaliya area.
Police help an Israeli woman in shock following a rocket attack from Gaza on south Israeli town of Sderot (29/12/2008)
Israelis in nearby towns have faced an escalated militant rocket threat
UN humanitarian chief John Holmes said his latest information was that about 320 Palestinians had been killed and 1,400 injured.
"Sixty-two of those killed, we believe... are civilian casualties," he told a news conference.
"That simply encompasses those who are women and children. It does not include any civilian casualties who are men - even though we know that there have been some civilian men killed as well."
Palestinian hospital sources put the death toll higher, with 345 people killed and 1,650 injured.
Israel reported its second fatality, a labourer at a building site in the city of Ashkelon that was hit by a medium-range Grad missile. Three people were seriously wounded in the attack.
Late on Monday, Israeli media reported two more deaths from rocket fire in the space of an hour, at Nahal Oz near the border with Gaza and in the southern city of Ashdod. Several people were injured in the attacks.
Israel says its aim is to end the rocket attacks by Hamas-linked militants - of which there were more than 40 on Monday, the Associated Press news agency said.
Defence Minister Ehud Barak said Israel was not fighting the residents of Gaza, but wanted to deal Hamas a "severe blow". The Israeli operation would be "widened and deepened as needed", he said.
The army's deputy chief, meanwhile, said that there would "not be a single Hamas building left standing in Gaza" after the operation.
Deputy Prime Minister Haim Ramon went further. "The goal of the operation is to topple Hamas," he said.
'Durable ceasefire'
UN chief Ban Ki-moon called on both Israel and Hamas to "halt their acts of violence and take all necessary measures to avoid civilian casualties".
UN Secretary General Ban Ki-moon has called for an immediate ceasefire
"The suffering caused to civilian populations as a result of the large-scale violence and destruction that have taken place over the past few days has saddened me profoundly," he said.
The US - Israel's strongest ally - says the onus is on Hamas to end the violence and commit itself to a truce.
But there have been angry protests against the Israeli action in many cities across the Arab world and in several European capitals. In Lebanon, tens of thousands of people took part in a demonstration in the capital, Beirut.
The strikes began less than a week after the expiry of a six-month-long ceasefire deal with Hamas, which has controlled Gaza since 2007.
Analysts said Saturday was the single deadliest day in Gaza since Israel's occupation of the territory in 1967. Israel withdrew in 2005 but has kept tight control over access in and out of Gaza and its airspace.
The exiled leader of Hamas, Khaled Meshaal, has called for a new intifada, or uprising, against Israel.
Hamas's advisor on foreign policy, Dr Ahmed Yousef, warned that the Israeli operation could lead to suicide attacks.
"The scale of damage, they're destroying all the government buildings and mosques, schools, amenities," he told the BBC's World Tonight programme.
"When the people look to these crimes and the scale of damage that's happened here, yes, some of the people will go to get revenge."
GAZA CAMPAIGN DEATHS
320 - Official Gaza toll (source: UN
62 civilians in Gaza (source: UN)
4 civilians in Israel (source: Israel police)
Barisan Nisan
[
Posted :
25-11-2008 12:52:00
]
Homicide
matahari terlalu pagi mengkhianati
pena terlalu cepat terbakar
kemungkinan terbesar sekarang adalah memperbesar kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak temukan lagi satu pun sudut kemungkinan untuk berkata "Tidak mungkin"
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat menolak kembali terisi
sebelum semua paru disesaki tragedi
dan pengulangan menemukan maknanya sendiri
dalam pasar dan semerbak deodorant
atau mungkin dalam limbah dan kotoran
atau mungkin dalam seragam sederetan nisan
atau mungkin dalam pembebasan ala monitor 14 inci yang menawarkan hasrat pembangkangan ala Levi's dan Nokia
atau dalam 666 halaman hikayat para biggot dan despot yang menari
ketika jelaga zarkot berangsur menjadi kepulan hitam berselubung Michael Jordan
di pojokan pabrik-pabrik ma'lun para produsen kerak neraka berlapis statistik
pembenaran teatrikal super-mall
opera sabun panitia penyusun undang-undang pemilu yang mencoba membanyol
tentang kekonyolan demokrasi yang rapi berdasi
bertopeng mutilasi pembebasan dengan sekarung argumen pasti tentang
bagaimana menyamankan posisi pembiasaan diri di hadapan seonggok tinja para sosok pembaharu dunia
bernama PASAR BEBAS dan perdagangan yang adil untuk kemudian memperlakukan hidup seperti AKABRI
dan dikebiri matahari terlalu pagi mengkhianati
dan heroisme berganti nama menjadi C-4, Sukhoi dan fiksi berpagar konstitusi
menjenguk setiap pesakitan dengan upeti bunga pusara dari makam pahlawan tetangga
bernama Arjuna dan Manusia Laba-laba
pahlawan dari Cobain hingga Visius dari berhala hingga anonimous bernama Burung Garuda Pancasila
yang menampakkan diri pada hari setiap situs menjadi sepejal bebatuan yang melayang
pada poros yang sejajar dengan tameng dan pelindung wajah para penjaga makam Firaun berkhakis
yang muncul 24 jam matahari dan gulita bertukar posisi setiap pojokan
bahkan di kakus umum dan selokan mencari target konsumen dan homogenisasi kelayakan
maka setiap angka menjadi maka dan maka
ketika kita disuguhi setiap statistik dan moncong senjata dengan ribuan unit SSK
untuk menjaga stabilitas bagi mereka yang akan dinetralisir karena menolak membuang buku Panton sebagai panduan kebenaran
sejak hitam dan putih hanya berlaku di hadapan mata setiap salafis
menolak terasuki setan dan tuhan yang mewujud dalam ocehan pencerahan kanon-kanon
tabungan Big Mac dan es krim corn yang berseru,
Beli! Beli! Beli!
Konsumsi, konsumsi kami sehingga kalian dapat berpartisipasi
dalam usaha para anak negeri yang berjibaku untuk naik haji!
oh... betapa menariknya dunia yang sudah pasti
menjamin semua nyawa dan pluralitas dengan lembaran kontrak asuransi
dengan janji pahala bertubi
dengan janji akumulasi nilai lebih, bursa saham
dan dengan semantik-semantik kekuasaan yang hanya berarti dalam kala
ketika periode berkala para representatif di gedung parlemen memulai tawar-menawar jatah kursi
dan kekuatan hanya berlaku paska konsumsi cairan suplemen, tonik dan para biggot bertemu kawanan
dan cinta hanya akan berlabuh setelah melewati sederatan birokrasi ideologi
berwarna merah, hijau, hitam, kuning, biru, merah, putih dan biru
dan merah
dan putih
Oh betapa indahnya dunia yang berkalang fajar poin-poin NAFTA
sehingga pion-pion negara yang berkubang di belakang pembenaran stabilisasi nasional
menemukan pembenaran evolusi mereka dengan berpetakan saluran-saluran pencerahan
para rock-stars yang lelah berkeluh-kesah
kala peluh mengering kasat di hadapan pasang diri lalat dalam pasar
dan kilauan refleksi etalase dan display berhala berhala
berskala lebih taghut dari ampas neraka diantara robekan surat rekomendasi negara donor
perancang undang-undang dan pakta-pakta anti-teror
para arsitek bahasa penaklukan para pengagung kebebasan
kebebasan yang hanya berlaku di hadapan layar flatron
kemajemukan ponsel demokrasi kotak suara dan pluralisme gedung rubuh
Oh betapa agungnya dunia di hadapan barisan nisan yang dikebiri matahari
dan terlalu pagi mengkhianati
Maka jangan izinkan aku untuk mati terlalu dini
wahai rotasi CD dan seperangkat boombox ringkih
jangan izinkan aku mendisiplinkan diri ke dalam barisan
wahai bentangan seluloid dan narasi
dan demi perpanjangan tangan remah di mulutmu anakku,
jangan izinkan aku terlelap menjagai setiap sisa pembuluh hasrat yang kumiliki hari ini
demi setiap huruf pada setiap fabel yang kututurkan padamu sebelum tidur, Zahraku, mentariku!
Jangan sedetik pun izinkan aku berhenti menziarahi setiap makam tanpa pedang-pedang kalam terhunus
lelap tertidur tanpa satu mata membuka tanpa pagi berhenti mensponsori keinginan berbisa
tanpa di lengan kanan-kiriku adalah matahari dan rembulan
bintang dan sabit
palu dan arit
bumi dan langit
lautan dan parit
dan sayap dan rakit
sehingga seluruh paruku sesak merakit setiap pasak-pasak kemungkinan terbesar
memperbesar setiap kemungkinan pada ruang ketidak-mungkinan
sehingga setiap orang yang kami temui tak menemukan lagi satu pun sudut kemungkinan
untuk berkata "Tidak mungkin!"
tanpa darah mereka mengering
sebelum mata pena berkarat dan menolak kembali terisi
Matahari tak mungkin lagi mengebiri pagi untuk mengkhianati...
cuman satu kata untuk lagu ini..
Keren.
yang mau donwload di sini
Konfigurasi Awal FreeBSD
[
Posted :
15-11-2008 02:58:00
]
bagi yang sudah belajar untuk instal freebsd, ini adalah konfigurasi awal untuk PC anda
melihat status ethenet komputer :
# ifconfig -a
1. buat IP di mesin
# ifconfig me0 inet 202.123.xxx.xxx netmask 255.255.255.224 up
2. mengatur gateway
# route add default 202.123.xxx.1
3. mengatur rc.conf
# cd /etc
# vi rc.conf, lakukan konfigurasi awal :
usbd_enable=”YES”
ifconfig_me0=”inet 202.123.xxx.xxx netmask 255.255.255.192
hostname=”server.ava.net”
sshd_enable=”YES”
* sshd_enable berfungsi awal mesin dapat kita lakukan ssh
4. mengatur resolv.conf
# cd /etc
# vi resolv.conf, lakukan konfigurasi awal :
domain ava.net
nameserver 202.127.xxx.xxx
5. mengatur make.conf
# cd /etc
# vi make.conf, lakukan konfigurasi awal :
#CFLAGS= -O -pipe
#COPTFLAGS= -O -pipe
#NOPROFILE= true
NO_PF=true
FETCH_ENV= ftp_proxy=http://alamat cache webproxy /
FETCH_ENV= http_proxy=http://calamat cache webproxy/
#FETCH_ENV= HTTP_PROXY=http://alamat html webproxy/
#MASTER_SITE_OVERRIDE=ftp://ftp.FreeBSD.org/ pub/FreeBSD/ports/i386/packages-4-stable/
MASTER_SITE_OVERRIDE=ftp://ftp.freebsd.org/pub/FreeBSD/ports/distfiles/${DIST_SUBDIR}/
BATCH=YES
WITHOUT_X11=YES
SKIP_DNS_CHECK=YES
CRYPT_DES=0
PORT_REPLACES_BASE_BIND8=YES
PORT_REPLACES_BASE_BIND9=YES
WITHOUT_ALT_CONFIG_PREFIX=YES
WITH_OPENSSL_PORT=YES
#*REMOVE* OPENSSL_OVERWRITE_BASE=NO
# added by use.perl 2005-11-29 16:28:51
PERL_VER=5.8.7
PERL_VERSION=5.8.7
6. restart konfigurasi di /etc/rc.conf
# sh /etc/rc
7. memeriksa koneksi jaringan
# ping www.itb.ac.id